Jumat, 28 April 2017

10 Sahabat Di Jamin Masuk Surga



10 Sahabat Di Jamin Masuk Surga

Dari Sahabat Abu Dzarr Ra,bahwa Rosulullah Saw,masuk ke rumah Aisyah dan bersabda:
“Wahai Aisyah inginkah kau mendengar kabar gembira?” Aisyah menjawab,”tentu,ya Rosulullah.”Lalu Rosulullah Saw bersabda:”ada sepuluh orang yang mendapat kabar gembira masuk surga,yaitu : (1).Ayahmu masuk surga dan kawanya adalah Ibrahim;(2).Umar masuk surga dan kawanya  Nuh;(3).Utsman masuk surga dan kawanya aku ;(4).Ali masuk surga dan kawanya yahya bin zakariya;(5).tholhah masuk surga dan kawanya Daud;(6)Azzubair masuk Surga dan kawanya Ismail;(7) Sa’ad bin Abi Waqos masuk surga dan Kawanya Sulaiman; (8) Said bin Zaid masuk surga dan kawanya Musa bin imran; (9) Abdurrahman bin Auf masuk surga dan kawanya Isa bin Maryam; (10) Abu Ubaidah ibnul Jarrah masuk surga dan kawanya Idris Alaihissalam.



1. Abu bakar Assiddiq Ra,
Dia seorang Quraisy,Ia seorang pedagang yang kaya raya dan memiliki akhlaq mulia,belum pernah ada orang yang menyaksikan dia minum arak apalagi menyembah berhala,Abu bakar adalah orang (Pria) yang pertama menyambut Islam.

Rasulullah Saw bersabda:”Jika di timbang keimanan Abu bakar Assiddiq Ra,dengan keimanan seluruh ummat akan lebih berat keimanan Abu bakar Assiddiq Ra”(HR.AlBaihaqi dalam Asyyiib),bahkan Abu bakar  Assiddiq Ra,memberikan seluruh hartanya  untuk perjuangan Islam,ketika ditanya Oleh Rosulullah Saw, apa yang kau tinggalkan untuk keluargamu? Abu bakar menjawab aku tinggalkan untuk keluargaku Alloh dan Rosulnya.

Setelah wafatnya Rosulullah Saw,Abu bakar adalah orang  pertama yang di inginkan penduduk Mekkah atau kaum muslimin menjadi Khalifah yang memimpin ummat islam selama dua tahun tiga bulan lebih sepuluh hari.

Abu bakar Assiddiq Ra, wafat pada tanggal 22 Jumadil Akhir tahun 13 Hijriah dalam usia 63 tahun sama dengan usia Rosululloh Saw.dia meninggalkan lima orang anak,3 laki-laki dan 2 perempuan,yaitu Abdullah,Abdurrahman,Muhammad,Aisyah dan Asmaa.Abu bakar dimakamkan bersebelahan dengan kuburan  Nabi kita Muhammad Saw.


2. Umar Ibnul Khottob.Ia berasal dari kabilah Quraisy yang mewarisi beberapa kekhususan dari unsur-unsur Arab,Dia berasal dari Bani Hasyim.semasa kanak-kanak dia menggembala domba milik ayahnya.

Umar Ibnul Khottob sebelum masuk Islam adalah orang yang senantiasa memusuhi Rosul Saw. wataknya keras,kasar dan kalau bicara suaranya keras sekali bahkan Rosulullah Saw sempat akan dibunuhnya.Umar Ibnul Khottob ditakuti oleh penduduk Mekkah.

Rosulullah Saw,pernah berdoa kepada Alloh agar diturunkan hidayah kepada salah satu orang yang dia inginkan yaitu Abu Jahal dan Umar Ibnul Khottob,lalu Alloh mengabulkan doa Rosulullah Saw,dan Umar Ibnul Khottob yang diberikan hidayah oleh Alloh swt.


Ditengah jalan bertemu dengan Nu’aim dan  berkata,”hai Umar sebaiknya kamu kembali ke Keluargamu sebelum menyakiti Rosulullah Saw,karena adikmu ,Iparmu dan anak pamanmu Said Bin Zaid telah masuk Islam”.setelah mendengar ucapan Nu’aim Umar sangat marah dan  bergegas ke rumah adiknya Fatimah Binti Khottob.

Umar memanggil Ftimah dengan suara keras sampai adik Ipar dan Khabbab yang berada di rumah itu sangat ketakutan,lalu Umar bertanya kepada mereka Syair apa yang kau baca,Umar menyerang Said Bin Zaid,melihat kejadian itu. Fatimah langsung membela sampai terkena pukulan yang sangat keras dan wajahnya berlumuran darah


Melihat hal itu Umar merasa kasihan dan bertanya pada adiknya apa yang sedang kau baca?,Fatimah pun menjelaskan ini adalah Al Quran lalu Umar membacanya dan mengatakan keinginanya untuk masuk Islam.

Dihadapan Rosululloh Saw,Umar mengucapkan Syahadat,semua sahabat bertakbir dan sangat bersyukur,karena orang yang gagah berani dan ditakuti telah masuk Islam.Umar Ibnul Khottob Ra masuk Islam pada bulan Dzulhijjah,tahun keenam sesudah kenabian dan kerosulan Muhammad Saw.sebelumnya telah ada 39 pria dan 23 wanita yang masuk Islam.

Ilustrasi Gambar : 8
Umar Ibnul Khottob menaklukkan Persia dan Romawi dan kerajaan yang tercatat dalam sejarah.setelah wafatnya Abu Bakar Assiddiq Ra,Umar di inginkan kaum muslimin untuk menjadi Khalifah ke dua untuk menjalankan amanah selama 10 tahun 6 bulan 5 hari.

Ilustrasi Gambar : 9
Umar Ibnul Khottob Ra wafat,Ia dibunuh oleh Abu Lu’luah atau Fairus berasal dari Parsi  bertempat tinggal Romawi.Umar dibunuh sedang Sholat Subuh pada hari rabu,26 Zulhijjah tahun 23 Hijriah dan meninggal 3 hari setelah itu pada usia 63 tahun . Umar Ibnul Kottob Ra meninggalkan 13 orang anak,9 Laki-laki dan 4 Perempuan.










Ilustrasi Gambar : 1
3. Utsman Ibnu Affan Ra
Rombongan kafilah dagang sedang beristirahat karena perjalan jauh dari Syam, Utsman sedang tertidur  ia bermimpi mendengar suara yang menyeru agar segera bangun karena orang yang bernama ”AHMAD” telah muncul di kota Mekkah.rupanya telah sampai kabar gembira kepada Utsman tentang hadirnya seorang Nabi.

Ilustrasi Gambar : 2
Utsman Ibnul Affan seorang yang kaya raya pedagang  yang sukses,Ia berdagang dari Negri satu ke Negri yang lain,Setelah menyatakan keislamanya Utsman langsung membantu perjuanagan kaum muslimin diperang Al ’Usra,seluruh biaya di tangung olehnya

Ilustrasi Gambar : 3
kaum Muslimin kesulitan  air di Madinah,hanya ada sumur milik orang yahudi,oleh karena itu Rosulullah Saw,mengharapkan ada sahabat yang mampu membeli sumur air tersebut,mendengar hal itu Utsman membeli sumur air yang bernama  ”Raumah” dan di berikan secara gratis kepada kaum muslimin.

Ilustrasi Gambar : 4
Rosululloh Saw menikahkan putrinya,Ummu Kalthum dengan Utsman Ibnul Affan,Ra.sebelumnya Utsman beristrikan Ruqoyyah,putri Rosulullah yang kedua,tapi telah wafat.Utsman Ibnul Affan Ra di juluki ”Dzannurain”(memiliki dua cahaya)

Ilustrasi Gambar : 5
Utsman Ibnul Affan menjadi Khalifah,dalam kepemimpinanya Ia memberikan kemajuan terhadap Islam. menyusun dan membukukan Al Quran yang tertulis dalam lembaran-lembaran pada masa Abu Bakar Asiddiq Ra dan masa Umar Ibnul Kottob Ra.kemudian membentuk  Kepanitian yang diketuai oleh Zais bin Tsabit dengan Abdullah bin Zubair,Said bin Aash dan Abdurrahman bin Haarits bin Hisyah sebagai anggota.

Ilustrasi Gambar : 6
Utsman Bin Affan Ra wafat dan  di kubur pada hari jum’at  tahun 35 Hijriah,tanggal 17 Dzulhijjah dalam usia 80 tahun dalam riwayat lain 82 tahun.
dia menjadi Khalifah selama 11 tahun 11 bulan dan 14 hari.Ia meninggalkan 16 orang anak,9 laki-laki dan 7 perempuan.

Ilustrasi Gambar : 1
4. Al Imam Ali Karamallahu Wajhahu, dia dihirkan di dalam Ka’bah dan Alloh telah memuliakan wajahnya (Karramallahu Wajhahu) Ali hampir dilahirkan sebagai Muslim.Bahkan dapat dikatakan di lahirkan muslim.

Ilustrasi Gambar : 2
Ali bin Abi Tholib masuk Islam pada usia 10 tahun ketika Rosul Saw,menyerukan da’wah Islam kepada masyarakat Mekkah mereka menolaknya kecuali  Ali Bin Abi Tholib dia seorang remaja yang paling muda usianya  dan sangat berani untuk menerima seruan Rosul Saw.



Ilustrasi Gambar : 3
Ali Bin Abi Tholib orang yang pertama bersedia berkorban untuk Rosulullah Saw ketika tidur di tempat Nabi Saw,pada waktu rumah beliau dikepung dan akan dibunuh menjelang hijrah ke Madinah.

Ilustrasi Gambar : 4
Ali Bin Abi Tholib Ra,menjadi Khalifah,masa kepemimpinannya adalah masa yang sangat sulit karena banyak fitnah yang bertebaran di kalangan kaum muslimin,semua fitnah yang di sebarkan oleh kalangan munafik,kaum kafirin dan musyrikin yang benci pada islam.

Ilustrasi Gambar : 5
Abdurrahman Bin Amru dan Amru Bin Bakar Attamimi mereka berikrar untuk membunuh khalifah Ali Bin Abi Tholib,pada malam 17 Ramadhan mereka akan melaksanakan pembunuhan masing-masing mengasah dan memberikan racun pedangnya.

Ilustrasi Gambar : 6
Khalifah Ali Bin Abi Tholib sedang Sholat Subuh,kepalanya di pukul dengan pedang ,dia wafat  pada 17 Ramadhan tahun 40 hijriah.Khalifah telah memegang amanah selama 4 tahun 8 bulan.ia mempunyai anak berjumlah 33 orang,15 laki-laki dan 18 perempuan.ia dikuburkan di Kufah pada malam hari.

Ilustrasi Gambar : 1
5. Tholhah Bin Ubaidillah seorang lelaki yang gagah berani,Perang Uhud adalah harinya Tholhah,Rosulullah Saw  berkata : Lihatlah Tholhah di tubuhnya terdapat lebih dari tujuh puluh anak panah bersarang menembus tubuhnya dan jari tanganya putus karena mempertahankan dan membela aku di perang Uhud ini.

Ilustrasi Gambar : 2
Tholhah masih sanggup untuk membantu Rosulullah Saw menaiki bukit,di papahnya rosul Saw sampai keatas bukit.di sekujur tubuh Rosul Saw penuh dengan luka tusukan dan sabetan pedang serta anak panah yang menancapnya,Tholhah merasa kasihan dan di cium kaki tangan Rosul Saw.

Ilustrasi Gambar : 3
Ketika Hijrah ke Madinah Tholhah mendapat kehormatan untuk mengawal  ummu kalthum,Fatimah dan istri Rosulullah Saw ummul mukminin yaitu Saudah Binti Zum’ah dan ummu Aiman Ra  sampai ke kota Madinah.


Ilustrasi Gambar : 4
Tholhah adalah salah seorang dari kaum muslimin yang kaya raya dan sangat pemurah serta dermawan.istrinya bernama Su’ad Binti Auf.

Ilustrasi Gambar : 5
Sewaktu terjadi perang ”Aljamal”sebuah panah mengenai betisnya maka dia segera di pindahkan ke Bashra dan tak lama kemudian wafat.Tholhah wafat pada usia 60 tahun dan di kubur dekat padang rumput di Basra.Rosulullah Saw pernah berkata seorang syahid berjalan di atas muka bumi lihatlah Tholhah Bin Ubaidillah.
Ilustrasi Gambar : 1
6. Azzubair Ibnul Awwam. masuk Islam dalam usia lima belas tahun dan dia hijrah dalam usia delapan belas tahun sesudah menderita penganiayaan dan siksaan bertubi-tubi karena mempertahankan keimananya.pamannya sendiri yang menyiksanya.Azzubair di gulung kedalam tikar, lalu kakinya digantung diatas dan dibawah kepalanya ditaruh api yang membara.

Ilustrasi Gambar : 2
Kecintaan Rosulullah Saw,bukan hanya karena dia anak bibi Rosulullah Saw atau karena suami dari Asma (Putri Abu bakar Asiddiq Ra),tetapi karena memang Azzubair pemuda yang setia,ikhlas,jujur,kuat ,berani,murah tangan (suka membantu) dan telah menjual dirinya serta hartanya kepada Alloh Swt.

Ilustrasi Gambar : 3
Bila diseru Berjihad maka di orang yang pertama datang menyambut seruan itu.oleh karena itu Azzubair Ibnul Awwam selalu mengikuti peperangan bersama Rosulullah Saw.selama hidupnya di tidak pernah absen dalam berjihad (mengikuti peperangan).dia juga tercatat  dalam rombongan yang pernah Hijrah ke Habasyah sebelum Hijrah ke Madinah.

Ilustrasi Gambar : 4
Azzubair Ibnul Awwam ketika sedang melaksanakan Sholat menghadap Alloh Swt,tidak di duga dia dibunuh oleh kaum yang membenci Islam,wafatlah sahabat yang paling setia dalam  memperjuangkan kebenaran dan menjaga Islam.


Ilustrasi Gambar : 1
9. Abdurrahman Bin Auf sangat mahir berdagang.ia menguasai perekonomian dan keuangan.hidupnya selalu disertai dengan kemujuran,taufik dan hidayah.dia selalu mengikuti petunjuk Rosul Saw dalam tata cara berdagang.Ia selalu menghiasi dirinya dengan adab sopan islami sehingga Allh memberkahi nya.

Ilustrasi Gambar : 2
Setelah gangguan dan siksaan dari kaum kafirin mengganas Abdurrahman Hijrah ke Habasyah.setelah kembalinya dari Habasyah dia mendapat siksaan dan gangguan yang semakin parah sehingga dia berhijrah dua kali ke Habasyah.hijrahnya ini dilakukan karena kekejaman kaum kafir semakin mengganas.

Ilustrasi Gambar : 3
Abdurrahman bin Auf adalah seorang pilar da’wah islamiah dan salah seorang yang dibina juga dipersiapkan Nabi Saw,untuk membawa panji dan penyebaran agama islam.

Ilustrasi Gambar : 4
Abdurrahman bin Auf berwasiat agar setiap kaum muslimin diberi empat ratus dinar dari harta warisanya dan sejumlah besar uangnya diberikan kepada ummatul mukminin (istrinya Nabi Saw) Ia wafat dalam usia 75 tahun dan di makamkan di pemakaman Albaqi.




Ilustrasi Gambar : 1
7. Sa’ad bin Abi waqqosh

adalah salah seorang sahabat yang ke tujuh dijamin masuk surga .Sa’ad bin Abi waqqosh berasal dari kabilah Zurroh sama dengan ibu Rosululloh Saw dan Sa’ad anak paman Aminah (Ibunda Rosululloh Saw)

Ilustrasi Gambar : 2
ibunya begitu  marah mengetahui Sa’ad masuk islam dan bersumpah tidak akan bicara dengan Sa’ad.ibunya juga tidak mau makan sampai menderita sakit dan Sa’ad di suruh menjenguk ibunya dengan harapan Sa’ad mau meninggalkan agama islam, Sa’ad berkata walaupun ibu mempunyai 10 nyawa dan Alloh cabut nyawanya satu persatu maka aku tidak akan pernah meningnggalkan islam.

Ilustrasi Gambar : 3
Sa’ad bin Abi waqqosh di tawarkan oleh Umar ibnul khottob memegang amanah kekhalifahan akan tetapi ia menolak.Sa’ad selalu menolak jika di berikan sebuah jabatan pemerintahan dia lebih senang menjadi masyarakat biasa,yang dia lakukan hanya Jihad dan da’wah.


Ilustrasi Gambar :4
Ibnu Hajar meriwayatkan dari Amir bin Sa’ad yang berkata,”kafanilah aku dengan kain wol ini karena waktu berperang melawan kaum musyrikin pada perang Badar aku memakainya,dan memang aku sengaja menyimpanya untuk keperluan jika aku wafat agar menggunakan wol ini untuk mengkafaniku


Ilutrasi Gambar ; 1
8. Sa’id bin Zaid.
adalah orang yang pemberani,tidak takut celaan.Ia juga murah tangan dan dermawan.kuat menahan diri  dari berbagai macam hawa nafsu.termasuk orang yang dikabulkan doanya.banyak dari kalangan lemah dan miskin berkumpul di rumahnya untuk mencari ketentraman.dirumah Sa’id bin Zaid mereka selalu mendapatkan makanan.

Ilustrasi Gambar :2
Setiap kali dicalonkan menjabat tugas pemerintahan selalu menolak,tawaran untuk menjadi gubernur Damaskus di tolak dan menyarankan agar menunjuk orang lain saja.hal ini disebabkan karena dia ingin melanjutkan karir kemiliteranya dan ingin mati syahid di medan perang fisabilillah .

Ilusrasi Gambar : 3
Sa’id bin Zaid  sangat di hormati dan di sayangi oleh penduduk kota Madinah.dia benci pada orang yang suka menzholimi dirinya sendiri dan menzholimi orang lain.






Ilustrasi Gambar:1
10. Abu Ubaidah Ibnul Jarrah ikut memperkokoh perang Badar,sedangkan ayahnya ikut barisan kaum kafir Quraisy.dalam pertempuran ayahnya selalu ingin membunuh anaknya yaitu Abu Ubaidah akan tetapi Abu Ubaidah selalu menghindar karena dia tidak mau berhadapan dengan ayahnya sendiri.

Ilustrasi Gambar: 2
Abu bakar  Asiddiq menyampaikan kisah Abu Ubaidah pada waktu perang Uhud,Rosululloh Saw terkena panah yang mengenai rahang atas wajah Rosul Saw . sehingga kepingan besi itu meutup wajahnya.dari wajah Rosul Saw darah terus bercucuran.Aku berusaha mendekati Rsul Saw tetapi sudah di dahului oleh seseorang yang dengan cepat bagaikan kilat menghampiri Rosul Saw

Ilustrasi Gambar: 3
Setelah Abu bakar mendekati Rosul Saw ternyata dia adalah Abu Ubaidah Ra.dia mencabut dengan gigidepan untuk mencabut panah yang menancap di rahang Rosul Saw sampai gigi depan Abu Ubaidah lepas.aku dan Rosul Saw begitu salut dan bangga pada Abu Ubaidah yang begitu setia dan saying pada Rosulnya Saw.

Ilustrasi Gambar: 4
Rosulullah Saw mengutus Abu Ubaidah untuk mengajarkan Syari’at islam pada penduduk Najran

Ilustrasi Gambar: 5
Umar ibnul Khottob sedang menangani pemerintah dikejutkan dengan wafatnya Abu Ubaidah bin Jarrah Ra.Umar Ra sampai meneteskan air mata .Abu Ubaidah bin Jarrah Ra wafat di Negri Urdun di wilayah Syam dan jenazahnya di kubur  di tempat yang pernah di bebaskanya dari cengkraman kerajaan penyembah api dan berhala,yaitu Persi dan Romaw


COPY 2
10 Sahabat Di Jamin Masuk Surga
Dari Sahabat Abu Dzarr Ra,bahwa Rosulullah Saw,masuk ke rumah Aisyah dan bersabda:
“Wahai Aisyah inginkah kau mendengar kabar gembira?” Aisyah menjawab,”tentu,ya Rosulullah.”Lalu Rosulullah Saw bersabda:”ada sepuluh orang yang mendapat kabar gembira masuk surga,yaitu : (1).Ayahmu masuk surga dan kawanya adalah Ibrahim;(2).Umar masuk surga dan kawanya  Nuh;(3).Utsman masuk surga dan kawanya aku ;(4).Ali masuk surga dan kawanya yahya bin zakariya;(5).tholhah masuk surga dan kawanya Daud;(6)Azzubair masuk Surga dan kawanya Ismail;(7) Sa’ad bin Abi Waqos masuk surga dan Kawanya Sulaiman; (8) Said bin Zaid masuk surga dan kawanya Musa bin imran; (9) Abdurrahman bin Auf masuk surga dan kawanya Isa bin Maryam; (10) Abu Ubaidah ibnul Jarrah masuk surga dan kawanya Idris Alaihissalam.

(Ilustrasi Gambar 4 sahabat yang menjabat sebagai khalifah wajah dan telapak tangan ditampilkan bercahaya berpakaian dua jubah  dengan warna serba putih,untuk sahabat lainya wajah terlihat pakaian dua jubah berwana,semuanya bepenampilan berwibawa,untuk jenggot rapi ,tidak terlalu lebat ,sandal bertali depan silang)

Ilustrasi Gambar  : 1 (Abu baker sedang duduk menghadap jamaah seperti sedang menyampaikan sebuah berita atau sedang menyampaikan ceramah,berada didalam masjid)

Nah Sahabat muslim yang di Rahmati Alloh,setelah kita megetahui sabda dari Nabi kita Muhammad Saw,bahwa sahabat yang pertama disebutkan masuk surga adalah Abu bakar Assiddiq Ra,tentu Sahabat Muslim sudah mengenalnya tapi adakah diantara kita yang mengetahui apa yang menyebabkan Abu bakar Assidiq di jamin masuk surga? Mari sama-sama kita cari tahu apa yang menyebabkan dia  di jamin masuk surga.

Ilustrasi Gambar : 2 (Abu baker sedang membagikan hartanya, fakir miskin berpakaian dengan tambalan sedang menerima uang dalam kantong kain,gandum sekarung kecil dan beberapa pakaian sambil tersenyum bahagia,berada di rumah,istri serta anak fakir miskin sangat gembira)

Abu bakar Assiddiq Ra adalah seorang Quraisy dia seorang pedagang yang selalu memelihara kehormatan dan harga dirinya,hartanya begitu banyak Ia sebagai orang yang kaya raya dan memiliki akhlaq mulia,belum pernah ada orang yang menyaksikan dia minum arak apalagi menyembah berhala,Abu bakar adalah orang (Pria) yang pertama yang menyambut dan masuk kedalam Islam.

Ilustrasi Gambar : 3 (Pasukan perang berbahagia dan bersemangat karena mendapatkan bantuan,mereka menerima kuda-kuda dan onta serta perlengkapan perang lainya)

Keimanan Abu bakar Assiddiq Ra,tidak tertandingi,Rasulullah Saw bersabda:”Jika di timbang keimanan Abu bakar Assiddiq Ra,dengan keimanan seluruh ummat akan lebih berat keimanan Abu bakar Assiddiq Ra”(HR.AlBaihaqi dalam Asyyiib),bahkan Abu bakar  Assiddiq Ra,pernah di pinta hartanya untuk membantu perjuangan ummat Islam beliau memberikan seluruh hartanya kepada Rosulullah Saw untuk perjuangan Islam,ketika ditanya Oleh Rosulullah Saw, apa yang kau tinggalkan untuk keluargamu? Abu bakar menjawab aku tinggalkan untuk keluargaku Alloh dan Rosulnya.

Ilustrasi Gambar : 4 (Abu baker berada di mihrab memperhatikan ribuan ummat yang berkumpul di lapangan dengan senang dan bahagia serta berharap ada seorang khalifah)

Setelah wafatnya Rosulullah Saw,Abu bakar adalah orang  pertama yang di inginkan penduduk Mekkah atau kaum muslimin menjadi Khalifah yang memimpin ummat islam di dunia selama dua tahun tiga bulan lebih sepuluh hari.

Ilustrasi Gambar : 5 (Abu baker ditutupi kain putih berbaring di atas tempat tidur sedangkan kaum muslimin berda di sekelilngnya merah sedih dan duka)

Sahabat muslim akhirnya kita harus berduka karena tauladan kita dalam hidup telah dipanggil Alloh SWT,untuk selamanya,Abu bakar Assiddiq Ra, wafat pada tanggal 22 Jumadil Akhir tahun 13 Hijriah dalam usia 63 tahun sama dengan usia wafatnya Rosululloh Saw.dia meninggalkan lima orang anak,tiga laki-laki dan dua perempuan,yaitu Abdullah,Abdurrahman,Muhammad,Aisyah dan Asmaa.Abu bakar dimakamkan bersebelahan dengan kuburan  Nabi kita Muhammad Saw.

Ilustrasi Gambar : 6 (Kaum muslimin dengan berpakaian Haji sedang berdoa di sampim kuburan Rosul dan Abu baker)

Bila Sahabat Muslim pergi Haji atau Umroh jangan lupa menziarahi kuburan Rosulullah dan para sahabatnya serta  mendoakanya. setelah kita mengenal dan mengetahui sahabat Rosululloh Saw, di jamin masuk surga, sekarang kita akan mengenal dan mengetahui sahabat  selanjutnya,siapa namanya dan apa yang menyebabkan dia di jamin masuk surga mari kita lanjutkan kisahnya

Seperti yang di uraikan dalam hadits Rosululloh Saw bersabda bahwa sahabat yang ke dua di sebutkan oleh Rosul Saw adalah Umar Ibnul Khottob (Al Faruq).

Ilustrasi Gambar : 1 (Orang tua dan anak kecil sedan memperhatikan domba-domba yang jumlahnya banyak di rerumputan hijau dekat perkebunan kurma)

Umar Ibnul Khottob berasal dari kabilah Quraisy,dia mewarisi beberapa kekhususan dari unsur-unsur Arab,Dia berasal dari Bani Hasyim.semasa kanak-kanak dia menggembala domba milik ayahnya.

Ilustrasi Gambar : 2 (Umar sedang berjalan dengan pedang di pinggang dan orang ada yang ketakutan juga ada yang berlarian)

Umar Ibnul Khottob sebelum masuk Islam adalah orang yang senantiasa memusuhi Rosul Saw dan para pengikutanya,wataknya keras,kasar dan kalau bicara suaranya keras sekali bahkan Rosulullah Saw sempat akan dibunuhnya.Umar Ibnul Khottob ditakuti oleh penduduk Mekkah,Umar tidak segan-segan membunuh bagi siapa yang berani melawanya

Ilustrasi Gambar : 3 (Tulisan Muhammad bercahaya di atas sajadah berada dalam masjid dan ada beberapa jamaah di belakangnya)

Rosulullah Saw,pernah berdoa kepada Alloh agar ditunkan hidayah kepada salah satu orang yang dia inginkan yaitu Abu Jahal dan Umar Ibnul Khottob,lalu Alloh mengabulkan doa Rosulullah Saw,dan Umar Ibnul Khottob yang diberikan hidayah oleh Alloh swt.

Ilustrasi Gambar : 4 (Umar sedang marah memegang pedang  bertemu di jalanan dengan sahabat yang dengan berani berbicara keras sambil menunjuk kearah rumahnya fatimah dan di sekelilingnya ada beberapa orang yang ketakutan)

Umar Ibnul Khottob awalnya ingin membunuh Rosulullah Saw,lalu ditengah jalan bertemu dengan seorang sahabat Nabi  yang bernama Nu’aim dan  berkata,”hai Umar sebaiknya kamu kembali dan luruskan keluargamu sebelum kau membunuh Rosulullah Saw,karena adikmu Fatimah Binti Khottob,Iparmu dan anak pamanmu Said Bin Zaid telah masuk Islam”.setelah mendengar ucapan Nu’aim Umar sangat marah dan langsung menghunuskan pedangnya lalu bergegas menuju rumah adiknya Fatimah Binti Khottob.

Ilustrasi Gambar : 5 (Umar sedang menampar fatimah yang bercadar memegang lembaran Al Quran, di belakang fatimah ada suaminya yang ketakutan,berada di dalam rumah ada beberapa benda yang jatuh dan pecah)

Sesampainya di rumah Fatimah Umar memanggil adiknya dengan suara yang sangat keras sampai adik Ipar dan Khabbab yang berada di rumah itu sangat ketakutan,lalu Umar bertanya kepada mereka Syair apa yang kau baca,saya mendapat kabar bahwa kalian telah mengikuti agama Muhammad,kemudian Umar menyerang Said Bin Zaid,melihat kejadian itu. Fatimah langsung membela sampai terkena pukulan yang sangat keras dan wajahnya berlumuran darah


Ilustrasi Gambar : 6 (Umar sedang menerima dan  membaca lembaran Al Quran di kertas bertuliskan Al Quran dan bercahaya di saksikan suami fatimah dan 1 orang sahabat mereka senag dan gembira)

Melihat hal itu Umar merasa kasihan dan bertanya pada adiknya apa yang sedang kau baca?,Fatimah pun menjelaskan ini adalah Al Quran lalu Umar membacanya dan mengatakan keinginanya untuk masuk Islam.

Ilustrasi Gambar : 7 (Umar dihadapan Rosul Saw,sambil duduk mengucapkan Syahadatain dan disaksikan para sahabat mereka senang bersyukur dan bertakbir,berada di dalam ruangan rumah )

Dihadapan Rosululloh dan disaksikan para sahabat Umar menyatakan masuk Islam kemudian mengucapkan Syahadat,semua sahabat  yang menyaksikan dan mendengar bertakbir dan sangat bersyukur,karena orang yang gagah berani dan ditakuti telah masuk Islam.Alloh Ta’ala telah mengabulkan doa rosulnya Saw.Umar Ibnul Khottob Ra masuk Islam pada bulan Dzulhijjah,tahun keenam sesudah kenabian dan kerosulan Muhammad Saw.sebelumnya telah ada 39 pria dan 23 wanita yang masuk Islam.

Ilustrasi Gambar : 8 (Psukan berkuda dengan bendera syadatain paling depan Umar di hadapan mereka puing-puing bangsa persi/romawi yang porak poranda dengan kepulan asap di sekitarnya)

Semenjak itulah Islam semakin bertambah besar,dengan izin Alloh Umar Ibnul Khottob menaklukkan dua negara besar Persia dan Romawi dan semua kerajaan yang tercatat dalam sejarah.setelah wafatnya Kalifah pertama Abu Bakar Assiddiq Ra,Umar di inginkan semua sahabat,Penduduk Mekkah dan kaum muslimin di dunia untuk menjadi Khalifah ke dua.Umar Ibnul Khottob menjalankan amanah menjadi Khalifah selama 10 tahun 6 bulan 5 hari.

Ilustrasi Gambar : 9 (3 kuburan disamping kuburan Rosulullah,abu bakar dan Umar. para sahabat serta kaum muslimin sedang berdoa disampingnya)

Sahabat Muslim kita harus kehilangan lagi tauladan baik kita,akhirnya Umar Ibnul Khottob Ra wafat dibunuh oleh Abu Lu’luah atau Fairus pembunuh itu berasal dari Parsi dan bertempat tinggal diwilayah Romawi.Umar dibunuh sedang melaksanakan Sholat Subuh pada hari rabu,26 Zulhijjah tahun 23 Hijriah dan meninggal 3 hari setelah itu pada usia 63 tahun sama dengan usia Rosulullah dan Abu Bakar Assiddiq Ra.beliau di kuurkan disebelah kuburan Rosulullah Saw dan Abu bakar Assiddiq Ra.Umar Ibnul Kottob Ra meninggalkan 13 orang anak,9 Laki-laki dan 4 Perempuan.

Sahabat Muslim,setelah kita membaca kilas sejarah Khalifah Umar Ibnul Khottob sebagai salah seorang sahabat yang di jamin masuk surga kini kita akan berjumpa dengan Sahabat yang pemalu dia telah disebutkan namanya pada urutan ke tiga oleh Rosulullah SAW,Sahabat yang di jamin masuk surga,tentu Sahabat Muslim telah mengenalnya,Dia adalah Utsman Ibnu
Affan Ra,dengan julukan ”Dzunnurain”,Utsman salah seorang sahabat dalam rombongan pertama yang mendapat Hidayah dan masuk Islam.

Ilustrasi Gambar : 1 (Rombongan Onta dengan membawa barang dagangan yang cukup banyak dan orang-orang sedang beristirahat dibawah pohon kurma yang teduh)

Pada saat rombongan kafilahnya sedang beristirahat karena perjalan yang cukup jauh dari Syam dan sangat melelahkan,rombongan berteduh (beristirahat) antara Ma’an dan Azzarqo,ketika Utsman sedang tertidur tiba-tiba ia bermimpi mendengar suara yang menyeru agar segera bangun karena orang yang bernama ”AHMAD” telah muncul di kota Mekkah.rupanya telah sampai kabar gembira kepada Utsman tentang hadirnya seorang Nabi.tidak ada keraguan pada diri Utsman untuk langsung bertemu dengan Rosulullah dan menyatakan keislamanya.itulah awal mula Utsman dapat hidayah dan masuk kedalam Islam.

Ilustrasi Gambar : 2 (tulisan Muhammad di samping Ustman sedang memperhatikan ribuan pasukan yang berbaris siap untuk berjuang )

Utsman Ibnul Affan adalah seorang pedagang  yang sukses,Utsman berdagang dari tempat satu ke tempat yang lain,dari Negri satu ke Negri yang lain dengan membawa semua rombongan Kafilahnya,Utsman sebagai orang yang kaya raya hartanya berlimpah ruah,Setelah menyatakan keislamanya Utsman yang  terkenal dengan sifat dermawanya langsung membantu perjuanagan kaum muslimin.ketika Rosul Saw,sedang mempersiapkan pasukan Al ’Usra,seluruh biaya di tangung oleh Utsman seorang diri.

Ilustrasi Gambar : 3 (Kaum muslimin sedang mengambil air disebuah sumur yang cukup besar dengan senang dan gembira ada yang membawanya di panggul dan ada di pikul)

Ketika kum Muslimin hijrah dari Mekkah ke Madinah,mereka mendapatkan kesulitan air.di sana hanya ada sumur akan tetapi milik orang yahudi dan airnya sengaja di perjual belikan dengan harga yang sangat mahal,oleh karena itu Rosulullah Saw,mengharapkan ada sahabat yang mampu membeli sumur air tersebut,mendengar hal itu Utsam langsung membeli separo sumur itu,setelah tawar menawar akhirnya Utsman behasil membelinya dengan perjanjian satu hari Yahudi satu hari Utsman.
Pada giliran Utsman kaum muslimin bergegas mengambil kebutuhan air untuk dua hari kedepan dan lama-kelamaan orang yahudi itu bangkrut kemudian menjualnya kepada Utsman,akhirnya sumur air yang bernama  ”Raumah” di berikan secara gratis kepada kaum muslimin.itulah kedermawanan Utsman Ibnul Affan Ra.

Ilustrasi Gambar : 4 (Acara pesta pernikahan,banyak makanan dan buah-buahan juga para sahabat yang berdatangan)

Setelah peristiwa tersebut,Rosululloh Saw menikahkan putrinya,Ummu Kalthum dengan Utsman Ibnul Affan,Ra.sebelumnya Utsman beristrikan Ruqoyyah,putri Rosulullah yang kedua,tapi telah wafat.
Sebab itulah,Utsman Ibnul Affan Ra di juluki ”Dzannurain”(memiliki dua cahaya) yang di maksud telah menikahkan dua orang putri Rosulullah Saw.

Ilustrasi Gambar : 5 (Khalifah Utsman sedang memegang Al Quran yang bercahaya di hadapan para sahabat dan kaum muslimin)

Setelah wafatnya Umar Ibnul Kottab,kaum muslimin memilih Utsman Ibnul Affan untuk menjadi Khalifah menggantikan Khalifah Umar Ibnul Kottob Ra.dalam kepemimpinanya Utsman memberikan kemajuan terhadap perkambangan ummat Islam saat itu, salah satunya adalah pengumpulan ayat-ayat Al Quran yang tertulis dalam lembaran-lembaran pada masa Abu Bakar Asiddiq Ra dan yang tersimpan di rumah Hafsah setelah wafatnya Umar Ibnul Kottob Ra.kemudian Khalifah Utsman membentuk  panitia untuk menyusun rapi dan membukukan Al Quran. Kepanitian ini di ketuai oleh Zais bin Tsabit dengan Abdullah bin Zubair,Said bin Aash dan Abdurrahman bin Haarits bin Hisyah sebagai anggota.

Ilustrasi Gambar : 6 (Kaum muslimin sedang membaca Al Quran di dalam masjid ada yang sedang sholat)

Kini ummat Islam mendapat kemudahan dan memiliki Al Qur’an yang sudah berbetuk Kitab dengan susunan dan tulisan yang sanagat indah serta mudah untuk di baca dan kita pun merasakan bahkan memiliki Al Quran tersebut,yang kita kenal saat ini dengan sebutan ”Al Quran Utsmani”.

Ilustrasi Gambar : 7 (4 Kuburan berbaris rapi disamping kuburan rosul dan 2 sahabat di sekelilingnya kaum muslimin yang sedang berdoa dan berduka)

Setelah selesai menjalankan tugas-tugas beratnya Khalifah Utsman Ibnul Affan Ra,dalam pertengahan kepemimpinanya,diteror,bahkan diancam ingin di bunuh,fitnah dan berbagai macam pembangkangan kepada Khalifah Utsman Ibnul Affan Ra.
Pada suatu hari para pembangkang menyerbu kediaman Khalifah Utsman Ibnul Affan Ra dengan maksud ingin membunhnya,tepat pada sore hari Khalifah Utsman Ibnul Affan di bunuh oleh pembangkang yang berkhianat pada Khalifah Utsman Ra,kaum muslimin pun berduka dengan wafatnya Khalifah dan menguburkanya di pekuburan Albaqii pada hari jum’at  tahun 35 Hijriah,tanggal 17 Dzulhijjah dalam usia 80 tahun dalam riwayat lain 82 tahun.
Utsman Ibnul Affan Ra mengemban amanah sebagai Khalifah selama 11 tahun 11 bulan dan 14 hari.Ia meninggalkan 16 orang anak,9 laki-laki dan 7 perempuan.

Semenjak wafatnya Nabi kita muhammad Saw,banyak kalangan dari Orang-orang munafik dan musuh ummat islam yang ingin menghancurkan Islam secara terang-terangan,sudah terlihat dari masa Khalifah Umar Ibnul Khottob sampai Khalifah Utsman Ibnu Affan,kedua Khalifah ini wafat karena di bunuh oleh kaum munafik,kini semangkin berat bagi Khalifah berikutnya untuk melanjutkan amanah yang harus di jaga.

Ilustrasi Gambar : 1 (Ibu sedang menggendong bayi wajahnya bercahaya di depan kabah dan orang –orang senang sambil menghampiri dari kalangan wanita ingin melihatnya)

Berikutnya yang di sabdakan Nabi kita Muhammad Saw,tentang 10 sahabat di jamin masuk surga adalah Al Imam Ali Karamallahu Wajhahu,di adalah Khalifah pertama dari keluarga Hasyim,Ali dilahirkan di dalam Ka’bah dan Alloh telah memuliakan wajahnya (Karramallahu Wajhahu) untuk tidak bersujud pada berhala-berhala disekitar  Ka’bah.Ali hampir dilahirkan sebagai Muslim.Bahkan dapat dikatakan di lahirkan muslim bila di pandang dari segi Aqidah dan kejiwaan.Dia diasuh dan dididik di rumah yang menjadi pusat da’wah Islamiah.

Ilustrasi Gambar : 2 (Masyarakat Makkah berkumpul menghadap muhammad dengan cahaya,wajah kaum kafir muram sedangkan ali sambil mengangkat satu tangan menerimanya)

Ali bin Abi Tholib masuk Islam ketika usia sepuluh tahun karena pada usia itulah di umumkan da’wah Islam.ketika Rosul Saw,menyerukan da’wah Islam kepada masyarakat Mekkah mereka menolaknya kecuali  Ali Bin Abi Tholib dia seorang remaja yang paling muda usianya  dan sangat berani untuk menerima seruan Rosul Saw.

Ilustrasi Gambar : 3 (Ali sedang tidur dan di sekelilingnya kaum kafir yang siap menghunuskan padang ke tubuh ali,kaum kafir yang dekat ali kaget pedangnya terlepas)

Ali Bin Abi Tholib orang yang pertama bersedia berkorban untuk Rosulullah Saw ketika tidur di tempat Nabi Saw,pada waktu rumah beliau dikepung dan akan dibunuh menjelang hijrah ke Madinah.

Ilustrasi Gambar : 4 (Kaum munafik dan kafir sedang tertawa melihat Ali bejalan di tengah keramaian)

Ali Bin Abi Tholib Ra,menjadi Khalifah setelah di amanahkan oleh kaum muslimin untuk menggantikan Khalifah Utsman Bin Affan,masa kepemimpinannya adalah masa yang sangat sulit karena banyak fitnah yang bertebaran di kalangan kaum muslimin,semua fitnah yang di sebarkan oleh kalangan munafik,kaum kafirin dan musyrikin yang benci pada islam.

Ilustrasi Gambar : 5 (Seorang Munafik dan kafir bertampang jahat sedang menaburkan Racun di pedangnya)

Kejahatan para pembangkang semakin menjadi-jadi,Abdurrahman Bin Amru dan Amru Bin Bakar Attamimi mereka berikrar untuk membunuh khalifah Ali Bin Abi Tholib,pada malam 17 Ramadhan mereka akan melaksanakan pembunuhan masing-masing mengasah dan memberikan racun pedangnya.

Ilustrasi Gambar : 6 (Ali sedang berbaring dan berbicara dengan seorang sahabat di sekelilingnya ada beberapa sahabat)

Ketika Khalifah Ali Bin Abi Tholib sedang melaksanakan Sholat Subuh,Ubun-ubun kepalanya di pikul dengan pedang sehingga darah mengalir dan membasahi jantungnya,sebelum wafat khalifah berpesan untuk membunuh orang yang telah membunuhnya.Khalifah Ali Bin Abi Tholib wafat pada 17 Ramadhan tahun 40 hijriah.Khalifah telah memegang amanah kekhalifahanya selama 4 tahun 8 bulan.ia mempunyai anak berjumlah 33 orang,15 laki-laki dan 18 perempuan.ia dikuburkan di Kufah pada malam hari.

Ilustrasi Gambar : 7 (kuburan yang berbaris di papan nisannya ada tulisan masing –masing sahabat , kaum muslimin sedang berdoa dan ber duka)

Sahabat Muslim yang di rahmati Alloh semua kisah  dari Khalifah Abu bakar Asiddiq Ra sampai Khalifah Ali Bin Abi Tholib Ra,adalah 4 sahabat yang sangat dekat dan sangat kuat pembelaanya pada perjuangan da’wah yang di lakukan oleh Rosulullah Saw sampai akhir hayatnya sehingga mereka di kuburkan saling berdampingan di kuburan Rosulullah Saw.

Sahabat Muslim yang di rahmati Alloh tenyata ada sahabat-sahabat yang lain yang di jamin masuk surga oleh Alloh Swt yang mereka itu tidak memegang amanah kekhalifahan seperti yang di sebutkan dalam hadits Rosul Saw pada awal kisah ini.siapa nama sahabat selanjutnya setelah Khalifah Ali Bin Abi Tholib Ra,dia adalah Tholhah Bin Ubaidillah,sipakah dia dan kenapa dia di sebutkan salah satu sahabat di jamin masuk surga mari kita pelajari kisahnya.

Ilustrasi Gambar : 1 (Tholhah bersama Abu bakar di hadapan rosulullah Saw bersyahadat)

Tholha Bin Ubaidillah merupakan salah seorang dari delapan orang yang pertama masuk islam.sejak awal keislamanya sampai akhir hayat hidupnya di tidak pernah mengingkari janji.janjinya selalu tepat.ia di kenal sebagai orang jujur,tidak pernah menipu apalagi berkhianat.Tholhah masuk islam melalui anak pamanya,Abu bakar Asiddiq Ra.dengan di sertai Abu bakar Asiddiq Ra,Tholhah pergi menemui Rosulullah Saw dan mengucapkan du kalimat syahadat.

Ilustrasi Gambar : 2(Tholhah yang gagah sambil mengangkat kaum kafir dalam peperangan seakan-akan ingin di bantingnya di hadapan nya orang kafir ketakutan pedang terlepas)

Tholhah Bin Ubaidillah adalah seorang lelaki yang gagah berani,tidak takut menghadapi kesulitan,kesakitan dan segala macam ujian lainya.Ia orangnya kokoh dalam mempertahankan pendirian.Perang Uhud adalah harinya Tholhah,Rosulullah Saw  berkata : Lihatlah saudaramu ini (Tholhah)di tubuhnya terdapat lebih dari tujuh pulu anak panah bersarang menembus tubuhnya dan jari tanganya putus karena mempertahankan dan membela aku di perang Uhud ini.

Ilustrasi Gambar : 3 (Di perang Uhud Tholhah tubuhnya penuh dengan anak panah dan sabetan pedang tanganya di bentangkan di belakangnya ada Rosulullah Saw)

Tholhah memang merupakan salah satu seorang pahlawan dari barisan tentara perang Uhud.Ia siap berkorban membela Nabi Saw sampai tubuhnya di hujani anak panah dan sabetan pedang .Ia memang pantas di tempatkan di barisan terdepan karena Alloh telah memberikan tubuhnya yang kuat dan kokoh,keimanan yang teguh dan keikhlasan pada agama Alloh.walaupun dalam keadaan luka berat Tholhah masih sanggup untuk membantu Rosulullah Saw menaiki bukit,di papahnya rosul Saw sampai keatas bukit.di sekujur tubuh Rosul Saw penuh dengan luka tusukan dan sabetan pedang serta anak panah yang menancapnya,Tholhah merasa kasihan dan di cium kaki tangan Rosul Saw.

Ilustrasi Gambar : 4 (3 Onta dengan tedungan karena di dalamnya ada Istri Rosul Saw,dan beberapa kuda berbaris memanjang,semua terlihat dari atas bukit)

Ketika Hijrah ke Madinah Tholhah mendapat kehormatan untuk mengawal  ummu kalthum,Fatimah dan istri Rosulullah Saw ummul mukminin yaitu Saudah Binti Zum’ah dan ummu Aiman Ra  sampai ke kota Madinah.

Ilustrasi Gambar : 5 (Tholhah dan istrinya sedang memberikan sedekah pada kaum dhuafa di rumah dhiafa anak-anak dhuafa senang)

Tholhah adalah salah seorang dari kaum muslimin yang kaya raya dan sangat pemurah serta dermawan.istrinya bernama Su’ad Binti Auf.

Ilustrasi Gambar : 6 (Pedang tetap di tangan ia meronta sambil bertakbir karena kakinya terkena panah)

Sewaktu terjadi perang ”Aljamal”sebuah panah mengenai betisnya dan tak lama kemudian karena lukanya yang cukup parah Tholhah Bin Ubaidillah akhirnya wafat.Tholhah wafat pada usia 60 tahun dan di kubur di suatu tempat dekat padang rumput di Basra.Rosulullah Saw pernah berkata seorang syahid berjalan di atas muka bumi lihatlah Tholhah Bin Ubaidillah.

Ilustrasi Gambar : 1 (Azzubair di ikat di tiang jubahnya compang camping karena cambukan dan wajahnya memar)

Azzubair Ibnul Awwam
masuk Islam dalam usia lima belas tahun dan dia hijrah dalam usia delapan belas tahun sesudah menderita penganiayaan pamannya sendiri yang menyiksanya.Azzubair di gulung kedalam tikar, lalu kakinya digantung diatas dan dibawah kepalanya ditaruh api yang membara.pamanya berkata kembalilah kepada penyembah berhala,tapi Azzubair menjawab ”saya tidak akan kembali kafir selama-lamanya”.

Ilustrasi Gambar : 2 (Tulisan Muhammad Saw,dan Zubair sedang meminta barang yang di pinggulnya oleh bapak tua)

Kecintaan Rosulullah Saw,bukan hanya karena dia anak bibi Rosulullah Saw akan tetapi karena memang Azzubair pemuda yang setia,ikhlas,jujur,kuat ,berani,murah tangan (suka membantu) dan telah menjual dirinya serta hartanya kepada Alloh Swt.

Ilustrasi Gambar : 3 (Tulisan Muhammad Saw,bersama Azzubai bersama pasukan perang)

Bila diseru Berjihad maka dia orang yang pertama datang menyambut seruan itu.oleh karena itu Azzubair Ibnul Awwam selalu mengikuti peperangan bersama,selama hidupnya di tidak pernah absen dalam peperangan).dia juga tercatat  dalam rombongan yang pernah Hijrah ke Habasyah sebelum Hijrah ke Madinah.

Ilustrasi Gambar : 4 (Sedang sholat berjamaah ada beberapa orang bertopeng menyerang jamaah sholat)

Azzubair Ibnul Awwam ketika sedang melaksanakan Sholat menghadap Alloh Swt,tidak di duga dia dibunuh oleh kaum yang membenci Islam,wafatlah sahabat yang paling setia dalam  memperjuangkan kebenaran dan menjaga Islam.

Ilustrasi Gambar : 1 (Abu bakar sedang duduk bersama Abdurrahman di teras rumah sedang minum teh hangat dan sepiring buah)

Abdurrahman Bin Auf adalah kawan akrab Abu bakar Asiddiq Ra. ketika Abu bakar Asiddiq menawarkan Islam kepadanya,Abdurrahman Bin Auf langsung menerimanya.dalam sejarah islam dia orang yang ke delapan masuk kedalam islam dan orang kelima yang di islamkan oleh Abu bakar Asiddiq Ra.

Ilustrasi Gambar : 2 (Abdurrahman berada di pasar sedang bejualan dan banyak pembelinya)

Abdurrahman bin Auf sangat mahir berdagang.ia menguasai perekonomian dan keuangan.dia selalu mengikuti petunjuk Rosul Saw dalam tata cara berdagang.Ia selalu menghiasi dirinya dengan adab sopan islami sehingga Allah memberkahi nya.

Ilustrasi Gambar : 3 (Rombongan kaum Muslimin ada yang berjalan dan menunggang kuda berangkat hijrah ke Habasyah)

Setelah gangguan dan siksaan dari kaum kafirin,musrikin mengganas Abdurrahman Hijrah ke Habasyah.setelah kembalinya dari Habasyah Abdurrahman mendapat siksaan dan gangguan yang semakin parah sehingga dia berhijrah dua kali ke Habasyah.hijrahnya ini dilakukan karena kekejaman kaum kafir semakin mengganas.

Ilustrasi Gambar : 4 (Abdurrahman bin Auf sedang menyampaikan ceramahnya dihadapan kaum muslimin,ia sambil memmegang Al Qur’an)

Abdurrahman bin Auf adalah seorang pilar da’wah islamiah dan salah seorang yang dibina juga dipersiapkan Nabi Saw,untuk membawa panji dan penyebaran agama islam.

Ilustrasi Gambar : 5 (Abdurrahman bin Auf sedang berbaring sambilberpesan pada sahabatnya)

Abdurrahman bin Auf berwasiat agar setiap kaum muslimin diberi empat ratus dinar dari harta warisanya.Dia juga berwasiat agar sejumlah besar uangnya diberikan kepada ummatul mukminin (istrinya Nabi Saw) Ia wafat dalam usia 75 tahun dan di makamkan di pemakaman Albaqi.

Ilustrasi Gambar : 1(Pemandangan kota mekkah dari kejauhan)

Sa’ad bin Abi waqqosh
adalah salah seorang sahabat yang ke tujuh dijamin masuk surga,Sa’ad bin Abi waqqosh berasal dari kabilah Zurroh sama dengan ibu Rosululloh Saw dan Sa’ad anak paman Aminah (Ibunda Rosululloh Saw)

Ilustrasi Gambar : 2 (Seorang wanita sedang marah yang sangat pada Sa’ad,sedang kan Sa’ad berusaha tenang)

ibunya mengetahui Sa’ad masuk islam begitu  marah dan bersumpah tidak bicara dengan Sa’ad.ibunya tidak mau makan sampai menderita sakit .Sa’ad di suruh menjenguk ibunya dengan harapan Sa’ad mau meninggalkan islam, Sa’ad berkata walaupun ibu mempunyai 10 nyawa dan Alloh cabut nyawanya satu persatu maka aku tidak akan meningnggalkan agama islam

Ilustrasi Gambar : 3 (Sa’ad sedang menolak jabatan yang di berikanya)

Sa’ad bin Abi waqqosh di tawarkan oleh Umar ibnul khottob memegang amanah kekhalifahan akan tetapi ia menolak.Sa’ad selalu menolak jika di berikan sebuah jabatan pemerintahan dia lebih senang menjadi masyarakat biasa,yang dia lakukan hanya Jihad dan da’wah.

Ilustrasi Gambar :4 (Sa’ad sedang berbaring di selimuti kain kafan putih,disekitarnya para sahabat yang sedang berduka)

Ibnu Hajar meriwayatkan dari Amir bin Sa’ad yang berkata,”kafanilah aku dengan kain wol ini karena waktu berperang melawan kaum musyrikin pada perang Badar aku memakainya,dan memang aku sengaja menyimpanya untuk keperluan jika aku wafat agar menggunakan wol ini untuk mengkafaniku.

Ilustrasi Gambar : 1 (Sa’ib dan Istrinya sedang berdoa)

Sa’id bin Zaid memeluk agama islam sebelum Umar ibnul Kottob.istrinya adalah adik Umar sendiri,yaitu Fatimah binti Naufail.

Ilutrasi Gambar ; 2 (sedang membagikan hartanya kepada fakir miskin)

Said bin Zaid orang yang pemberani, Ia sangat dermawan.kuat menahan diri  dari berbagai macam hawa nafsu.termasuk orang yang dikabulkan doanya.banyak dari kalangan lemah dan miskin berkumpul di rumahnya untuk mencari ketentraman.dirumah Sa’id bin Zaid mereka selalu mendapatkan makanan.

Ilustrasi Gambar :3 (Sa’b bin Zaid  berpakaian baju besi,helm besi dan pedang di tangan sambil tersenyum.)

Setiap kali dicalonkan menjabat tugas pemerintahan selalu menolak,tawaran untuk menjadi gubernur Damaskus di tolak dan menyarankan agar menunjuk orang lain saja,karena dia ingin melanjutkan karir kemiliteranya dan ingin mati syahid di medan perang fisabilillah .

Ilusrasi Gambar : 4 (Sa’id sedang berbicara dengan beberapa anak-anak sambil memeganggang pundak si anak,si anak dalam posisi berdiri sedangkan Sa’id posisi sama tinggi dengan anak-anak)

Sa’id bin Zaid  sangat di hormati dan di sayangi oleh penduduk kota Madinah.dia benci pada orang yang suka menzholimi dirinya sendiri dan menzholimi orang lain.

Ilustrasi Gambar: 1(Ayahnya membujuk  dengan merangkul untuk menyembah berhala sedangkan Sa’id menunjuk Al Quran dengan cahaya)

Abu Ubaidah ibnul Jarrah dihadapkan pada dua pilihan,mana yang akan dia pilih ayahnya yang kafir atau keislamanya yang di ridhoi Alloh,Abu Ubaidah memilih keislaman dengan keyakinan yang sangat dalam. Rosululloh Saw pernah bersabda:
“Tiap-tiap ummat ada orang pemegang amanat,dan pemegang amanat ummat ini ialah Abu Ubaidah ibnu Jarrah”

Ilustrasi Gambar:2(Pasukan berkuda yang berhadap hadapan di tengah gurun pasir dengan ber bagai macam panji-panji yang mereka bawa)

Abu Ubaidah ikut memperkokoh perang Badar,sedangkan ayahnya ikut barisan kaum kafir Quraisy. ayahnya selalu ingin membunuh anaknya akan tetapi Abu Ubaidah selalu menghindar karena dia tidak mau berhadapan dengan ayahnya sendiri.

Ilustrasi Gambar: 3(Abu baker menhampiri Rosul Saw tapi di dahului oleh Abu Ubaidah)

Abu bakar  Asiddiq menyampaikan kisah Abu Ubaidah,pada waktu perang Uhud,Rosululloh Saw terkena panah yang mengenai rahang atas wajah Rosul Saw . sehingga kepingan besi itu meutup wajahnya dan darah terus bercucuran.Aku berusaha mendekati Rosul Saw tetapi sudah di dahului oleh seseorang yang dengan cepat bagaikan kilat menghampiri Rosul Saw

Ilustrasi Gambar:3 (Abu Ubaidah menggigit kuat  patahan anak panah yang baru di cabutnya )

Ternyata dia adalah Abu Ubaidah Ra.dia mencabut dengan gigidepan untuk mencabut panah yang menancap di rahang Rosul Saw sampai gigi depan Abu Ubaidah lepas.aku dan Rosul Saw begitu salut dan bangga pada Abu Ubaidah yang begitu setia dan sayang pada Rosulnya Saw.

Ilustrasi Gambar: 4(Abu Ubaidah sedang menyampaikan ceramahnya di hadapan penduduk Najran)

Rosulullah Saw mengutus Abu Ubaidah untuk mengajarkan Syari’at islam pada penduduk Najran.

Ilustrasi Gambar: 5(Abu Ubaidah sedang berbaring di atas tempat tidur yangdi tutupi kafan)

Umar ibnul Khottob sedang sibuk menangani pemerintah dikejutkan dengan wafatnya Abu Ubaidah bin Jarrah Ra.Umar Ra sampai meneteskan air mata merasa kehilangan.
Abu Ubaidah bin Jarrah Ra wafat di Negri Urdun di wilayah Syam dan jenazahnya di kubur  di tempat yang pernah di bebaskanya dari cengkraman kerajaan penyembah api dan berhala,yaitu Persi dan Romawi.



































makalah PCR

BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang Bioteknologi diartikan sebagai penerapan prinsip ilmu dan rekayasa dalam pemanfaatan mak...